Bentuk dan struktur bodi mobil selain
mempertimbangkan segi keamanan dan keselamatan penumpang, juga harus memiliki
beberapa kemampuan tertentu. Misalnya, mampu mendukung unit penggerak, mampu
menahan baban berat mobil, dan tahan goncangan terhadap beban vibrasi. Desain
ideal untuk ukuran ruang penumpang dan bagasi jelas tidak mudah , apalagi biaya
produksi ikut diperhitungkan. Bodi mobil yang kokoh dengan mengunakan plat baja
tebal yang berkualitas secara psikologis penumpang akan merasa lebih aman, hal
ini karena merasa terlindungi konstruksi mobil berlapis baja yang tahan
benturan.
Ternyata gambaran suatu mobil yang
aman tidak dapat dipisah-pisahkan dari bagian yang satu dengan bagian yang
lainnya. Misalnya, kekokohan bodi harus disertai daya tahan terhadap momen
puntir dan momen bengkok, dan plat bodi yang terlalu tebal akan
mempengaruhi tarikan kendaraan karena ‘power weight ratio’ menjadi kecil.
Secara umum,
ada 3 macam kekokohan yang diperlukan bodi mobil; yang ketiganya saling
berhubungan satu sama lain, yakni;
-
Kekokohan
yang menjamin agar bagian bodi antara sumbu dengan sumbu tidak lentur akibat
berat muatan dan goncangan jalan, meski sebagian sudah diredam system suspense.
-
Mampu
meradam benturan yang diakibatkan tabrakan tanpa membahayakan keselamatan
pemumpang.
-
Tahan
terhadap beban puntir yang diakibatkan tiap-tiap roda tidak sama

Tidak ada komentar:
Posting Komentar